- July 2, 2016
- Nauli Valent
- 0 Comments
- Marketing, UMKM
Sudahkah Produk Anda Termasuk Dalam Segmentasi Pasar yang Tepat ?
Kali ini kita akan membahas mengenai strategi pemasaran dengan menentukan segmentasi pasar. Segmentasi pasar sendiri adalah pengelompokkan pasar berdasarkan karakteristik tertentu yang berbeda-beda, sehingga kita dapat menentukan produk apa yang akan kita tawarkan nantinya.
Umumnya segementasi ini dibagi menjadi dua, yaitu static attribute segmentation, dan dynamic attribute segmentation.

1.Static attribute segmentation
Atau segmentasi dengan atribut yang bersifat statis, membagi pasar berdasarkan atribut yang bersifat tetap. Ada dua segmentasi pasar yang memiliki sifat statis, yaitu berdasarkan geografi dan demografi.
Misalnya berdasarkan geografi, kita dapat membagi pasar kita berdasarkan tempat kita akan memasarkan produk. Contohnya adalah ketika kita ingin membuka rumah makan di Indonesia, maka kita akan selalu menyediakan nasi sebagai makanan pokok di Indonesia. Akan berbeda ketika kita ingin membuka rumah makan di Inggris yang makanan pokoknya adalah roti, maka kita tidak bisa menjual nasi di Inggris, karena akan sangat sedikit orang yang akan membeli nasi.
Lalu berdasarkan demografi, ada banyak unsur yang membentuk demografi, seperti gender, usia, dan kelas sosial. Misalnya pembagian dalam gender, wanita lebih suka baju yang lucu, sedangkan laki-laki lebih suka baju yang simpel. Berdasarkan usia, misalnya susu untuk balita, dan susu khusus lansia. Terakhir, berdasarkan kelas sosial, apakah targetnya adalah golongan elit, atau masyarakat biasa.
2. Dynamic attribute segmentation
Atau segmentasi dengan atribut yang bersifat dinamis. Membagi pasar berdasarkan atribut yang mudah berubah atau dinamis. Ada dua segementasi pasar yang memiliki sifat dinamis, yaitu psikografis dan kebiasaan.
Segmentasi psikografis berarti membagi pasar kedalam kelompok berdasarkan psikologis atau gaya hidup. Salah satu contohnya adalah minuman protein untuk orang orang yang suka berolahraga, agar membantu pembentukan otot. Produk ini mengelompokkan target pasarnya kepada gaya hidup orang yang suka berolahraga saja.
Lalu yang terakhir membagi pasar berdasarkan kebiasaan konsumen. Misalnya anda memiliki bisnis toko baju, ada pelanggan yang sering mengunjungi toko anda, maka dapat disimpulkan, bahwa ada orang yang memiliki kebiasaan untuk membeli baju baru. Maka anda dapat menawarkan produk “member” yang memberikan keuntungan pada orang orang yang sering berkunjung pada toko baju anda. Maka member tersebut adalah produk yang mengelompokkan pasar berdasarkan kebiasaannya.
Begitulah kira-kira penjelasan mengenai strategi pemasaran dengan menentukan segmentasi pasar. Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya
Salam Bahasa Bisnis.
[FR]





Leave a Comment