Kunjungan dan Pendampingan UMKM TELAS
Bahasa Bisnis dan PT AMMAN berkolaborasi dengan Instellar, dan Gandeng Tangan meluncurkan program UMKM TELAS (UMKM Tumbuh, Berdaya, dan Naik Kelas) di Daerah Kabupaten Sumbawa Barat sebagai sebuah program yang komprehensif dan berkelanjutan untuk pelatihan dan pengembangan UMKM.

Setelah semua sesi pelatihan berakhir, proses selanjutnya adalah pendampingan. Pendampingan ini dilakukan dengan tujuan untuk memonitor, membantu, dan mengarahkan peserta UMKM dalam mengimplentasikan ilmu yang telah mereka dapatkan dari sesi pelatihan.
Kegiatan pendampingan ini dilakukan secara bergantian dari UMKM satu ke UMKM lain dengan melakukan kunjungan ke lokasi UMKM. Selama pendampingan ini, peserta UMKM dapat mengutarakan permasalahan, tantangan dan kendala yang mereka hadapi, dan bersama tim UMKM Telas akan berdiskusi dan mencari solusi terbaik dari permasalahan tersebut.

Selama proses pendampingan, tim UMKM Telas juga selalu mencatat progres apa yang telah dilakukan oleh para peserta dengan selalu mengisikan apa yang mereka analisa ke dalam progress report form. Progress report form ini diisi setiap sesi pendampingan, sehingga di akhir program akan terlihat kemajuan dari setiap UMKM yang terekam dengan rapi dan rinci.
Dengan laporan ini, diharapkan setiap peserta UMKM Telas akan benar-benar mampu berkembang sesuai dengan target dan kebutuhan mereka masing-masing.
UD. Sherina

UD. Sherina merupakan salah satu UMKM peserta yang bergerak dalam produksi abon khas Jereweh. Kunjungan dan pendampingan ini dilakukan pada tanggal 2 Desember 2022 yang berlokasi di Jereweh, rumah Ibu Nurhasanah. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu peserta dalam mengimplementasikan materi pelatihan yang sudah dilakukan, yaitu mengenai pencatatan keuangan dan menghitung biaya.
Adapun kegiatan yang dilakukan dalam kunjungan dan pendampingan ini meliputi monitoring catatan keuangan, menghitung biaya operasional, dan laba tiap produk.
Ibu Nurhasanah mengaku bahwa sebelum adanya pelatihan dan pendampingan, Bu Has belum pernah melakukan pencatatan keuangan. Setelah mendapat materi pelatihan mengenai dasar keuangan untuk UMKM, Bu Has mulai melakukan penghitungan biaya produksi, laba, dan pencatatan keuangan sederhana di buku tulis. Kebiasaan pencatatan keuangan ini bertujuan agar mempermudah Bu Has dalam mengambil keputusan sesuai kondisi bisnisnya.
Selain itu, dari kegiatan ini juga ditemukan bahwa Bu Has memiliki beberapa kebutuhan untuk UD. Sherina untuk mengembangkan usahanya, di antaranya adalah logo dan kemasan yang lebih profesional dan sertifikasi halal. Hal ini lah yang kemudian menjadi catatan Tim UMKM TELAS untuk nantinya memfasilitasi UD. Sherina hal-hal yang sesuai dengan kebutuhannya.
Roti Sultan

Kunjungan dan pendampingan untuk Roti Sultan dilakukan pada tanggal 18 Januari 2023 dan bertempat di Toko Roti Sultan, Kecamatan Maluk. Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mentoring perkembangan UMKM.
Pada kunjungan ini, Bu Desak dan Pak Tohir, pemilik Roti Sultan, mengaku bahwa mereka sudah melakukan pencatatan keuangan dengan baik di excel. Selain itu, mereka juga sudah melakukan pencatatan keuangan antar unit bisnis lainnya, di mana sekarang mereka sudah memisahkan pencatatan yang tadinya dijadikan satu dengan bisnis ayam goreng dan kebab. Hal ini memudahkan mereka dalam mengetahui perkembangan bisnis mereka dengan lebih baik dan terarah.
Roti Sultan juga sudah mengurus sertifikasi halal, dan sudah melakukan konsultasi kemasan pie susu sultan dengan tim profesional dari Bahasa Bisnis. Adapun kebutuhan Roti Sultan adalah perluasan pemasaran, sehingga persiapan yang dilakukan selama ini berkaitan dengan bagaimana mempersiapkan produk Roti Sultan agar lebih siap dan dapat diterima di pasar yang lebih luas.
Plat EA KSB

Pada tanggal 6 Desember 2022, dilakukan kunjungan dan pendampingan pada Plat EA KSB, UMKM peserta yang bergerak dalam bidang transportasi online di KSB. Adapun kunjungan ini bertempat di rumah Gandi Novonsen, pemilik Plat EA KSB, di rumahnya di Desa Goa, Kecamatan Jereweh. Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah untuk monitoring perkembangan UMKM.
Pada kunjungan ini, terlihat bahwa Plat EA sudah melakukan pencatatan keuangan bisnis telah dilakukan secara digital. Selain itu, mas Gandi juga telah mampu menghitung biaya operassional dan HPP dengan baik.
Dari legalitas, Plat EA telah didukung oleh kelengkapan legalitas, seperti NPWP, NIB dan Akta Perusahaan sehingga membuat Plat EA lebih mudah dan berani dalam menjalankan bisnisnya. Pada saat monitoring Plat EA telah memiliki 5 mitra driver di Jereweh dan 1 mitra di Taliwang.
Adapun hal yang perlu dilakukan untuk Plat EA ini adalah perluasan pemasaraan dengan B2B, dan adanya tambahan mitra driver di area KSB maupun luar KSB yang lebih ramai (Taliwang, Maluk, Sumbawa Besar), saat ini karena keterbatasan mitra, wilayah operasi Plat EA masih terbatas di wilayah Jereweh dan Sekongkang yang tidak seramai wilayah lainnya.
Dapur Madam

Kunjungan dan pendampingan untuk Dapur Madam dilakukan pada tanggal 9 Desember 2022 dan bertempat di rumah Ibu Suci, pemilik Dapur Madam, di Desa Beru, Kecamatan Jereweh. Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah untuk pendampingan managemen keuangan dan legalitas usaha.
Pada saat pendampingan Bu Suci sudah mencatat pemasukan dan pengeluaran harian namun masih dicampur antara catatan pengeluaran pribadi dan bisnis. Adapun solusi dari permasalahan ini adalah dengan perbaikan sistem pencatatan yang dilakukan dengan memberikan modul pencatatan keungan khusus untuk bisnis Bu Suci agar lebih rinci dan terstruktur.
Sebelum mengikuti program UMKM Telas, Dapur Madam belum memiliki legalitas, sehingga team Bahasa Bisnis juga mendampingi dan mengarahkan dapur madam untuk membuat Surat Keterangan Domisili Usaha, NPWP, dan NIB.
Salah satu manfaat setelah memiliki legalitas adalah meningkatnya kepercayaan pelanggan dengan contoh riil bertambahnya reseller dan pesanan untuk katering dan hajatan. Dapur Madam juga menjadi salah satu UMKM yang diajak bekerja sama oleh ASA Foundation dalam menyediakan konsumsi makan siang dan snack untuk liga sepak bola KSB sepanjang tahun 2023.
Selain itu, Dapur Madam juga telah mendapatkan sertifikat keamaanan pangan dan dalam proses untuk sertifikasi Laik Hygine dan Halal. Saat ini, Dapur Madam sedang berusaha membangun dapur/kedai yang terpisah dengan rumah tinggal.
UD. Batu Hijau

Bertempat di lapak Bu Fatma di Pasar Maluk, kunjungan dan pendampingan UD. Batu Hijau dilakukan pada tanggal 30 November 2022 Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah pendampingan manajemen keuangan dan legalitas UMKM.
Di awal program UMKM TELAS, Bu Fatma merupakan reseller beras lokal Sumbawa yang kemudian memutuskan untuk mengembangkan brand berasnya sendiri. Sehingga, kegiatan pendampingan ini dimulai dengan pengurusan legalitas berupa NPWP dan NIB, proses desain logo dan kemasan dari awal. Saat ini, desain logo dan kemasan untuk beras Batu Hijau masih dalam tahapan finalisasi dan negosiasi dengan UD. Batu Hijau.
Sementara untuk pengaturan keuangan, Bu Fatma juga secara kontinyu berkonsultasi dengan team bahasa bisnis terkait pencatanan keuangan. Bu Fatma, dengan bimbingan langsung, belajar mengimplementasikan materi pelatihan untuk memisahkan uang pribadi dan uang bisnis, menghitung HPP, dan operasional dengan tepat.
Tak hanya pelatihan, namun program UMKM Telas menekankan dari sisi kunjungan dan pendampingan dengan tujuandapat memonitor para pelaku UMKM lebih dekat lagi. Harapannya, semoga semangat yang diberikan para pelaku UMKM dapat terus membara dan seluruh pembelajaran dapat diaplikasikan baik dalam bisnisnya masing-masing.
Salam,
Bahasa Bisnis.
Content Writer: Astika Nurwidyawati & Shafira Destiana
Editor: Shafira Destiana






Leave a Comment