#BahasaBisnis101 – M&A
Merger dan akuisisi adalah istilah bisnis yang sering kita dengar seputar perusahaan yang sering disebut M&A. M&A adalah Proses di mana satu perusahaan bergabung dengan perusahaan lain atau membeli perusahaan lain. Dalam beberapa kasus, M&A dapat membantu perusahaan tumbuh lebih besar dan lebih kuat di pasar.

Tujuan utama M&A yaitu untuk mencapai pertumbuhan yang lebih cepat, mengakses pasar baru, mendapatkan teknologi atau keahlian baru, atau mencapai efisiensi operasional.
Ada dua jenis transaksi utama dalam M&A yaitu dalam merger, dua perusahaan sepakat untuk bergabung menjadi satu entitas baru. Sedangkan dalam akuisisi, satu perusahaan membeli mayoritas saham perusahaan lain, sehingga perusahaan yang dibeli menjadi bagian dari perusahaan pembeli.
Proses M&A melibatkan beberapa langkah, termasuk identifikasi target, negosiasi, due diligence (pemeriksaan mendalam), penandatanganan perjanjian, dan integrasi. Due diligence penting untuk memastikan bahwa semua informasi terkait perusahaan target telah diperiksa secara teliti sebelum transaksi dilakukan.
Manfaat M&A untuk diversifikasi portofolio, ekonomi skala, akses ke sumber daya baru, dan meningkatkan nilai perusahaan. Nah namun, M&A pun memiliki risiko berupa kesulitan dalam integrasi, ketidakcocokan budaya perusahaan, atau kegagalan dalam mencapai sinergi yang diharapkan.
Kita lihat contohnya yuk:

META Platforms Inc. yang dulunya merupakan Facebook, mengakuisis WhatsApp pada tahun 2014 dan Instagram pada tahun 2012. Akuisisi ini adalah bagian dari strategi pertumbuhan META untuk memperluas dominasi mereka di pasar media sosial dan komunikasi digital. Dalam konteks akuisisi WhatsApp dan Instagram oleh META (sebelumnya dikenal sebagai Facebook), bagian “mergernya” dapat dijelaskan sebagai integrasi kedua perusahaan ke dalam struktur dan operasi META, menggabungkan dua entitas menjadi satu entitas yang lebih besar dan efisien.
Tapi, meskipun META Platforms Inc. telah melakukan sejumlah akuisisi dan investasi strategis sepanjang sejarahnya, termasuk akuisisi Instagram dan WhatsApp, perubahan nama menjadi META Platforms Inc. itu bukanlah hasil dari merger atau akuisisi perusahaan lain. Ini lebih merupakan keputusan strategis untuk mencerminkan fokus baru perusahaan pada pengembangan metaverse, yang merupakan ruang virtual yang dihuni oleh avatar pengguna, dan layanan terkait.
Nah, sekarang sobat Bahasabisnis.id sudah lebih paham mengenai merger dan akuisisi ya! Pantengin terus untuk episode BahasaBisnis101 selanjutnya!
Salam Bahasa Bisnis,
Shafira Destiana






Leave a Comment