Dalam UMKM, Teknologi Bisa Bantu Apa?
Kamu tahu ngga, UMKM ini penyongsong besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia? nyatanya menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop); UMKM berpengaruh besar karena memberikan kontribusi lebih dari 60% terhadap PDB dengan mempekerjakan sebanyak 97% tenaga kerja lokal. Hal ini bukan suatu pengaruh kecil karena menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertambangan dan penggalian memberi kontribusi sebesar 12,22% jika hal ini dibandingkan dengan pengaruh kontribusi UMKM, masih sangatlah jauh.
Pasca pandemi Covid-19, perkembangan UMKM go digital semakin melesat. Melalui data Kemenkop diketahui bahwa lebih dari 21 juta UMKM go digital sudah eksis di tengah masyarakat dan ditargetkan akhir tahun ini mencapai 22 juta UMKM go digital.
Penerapan teknologi di sektor UMKM bukan sekadar tren, ini bentuk perubahan mendasar yang mengubah cara usaha kecil dan menengah beroperasi dan bersaing. Seiring dengan kemajuan teknologi, UMKM yang menerapkan teknologi memiliki posisi yang lebih baik dalam menghadapi tantangan bisnis modern. Memungkinkan mereka berinovasi, tumbuh, dan berkembang di dunia yang semakin digital.
Lalu apa saja jenis inovasi teknologi yang dapat membantu UMKM? mari kita bahas.
Cloud Computing:
- Benefits: Komputasi awan memberi UMKM akses hemat biaya ke sumber daya komputasi. Ini memfasilitasi penyimpanan data, kolaborasi, dan akses ke aplikasi.
- Layanan berbasis cloud seperti Microsoft 365, Google Workspace, dan AWS (Amazon Web Services) menawarkan solusi terukur bagi UMKM untuk komunikasi, kolaborasi, dan infrastruktur.
E-commerce and Online Marketplaces:
- Benefits: UMKM dapat memperluas jangkauan dan basis pelanggan mereka dengan memanfaatkan pasar online dan platform e-commerce. Hal ini memungkinkan mereka menjalankan bisnis secara global dan menyederhanakan proses penjualan.
- Indonesia sendiri memiliki banyak sekali jenis e-commerce contohnya Shopee, Tokopedia, Blibli dan masih banyak lagi.
Digital Marketing:
- Benefits: Alat dan platform pemasaran digital memungkinkan UMKM membuat kampanye bertarget, menganalisis perilaku pelanggan, dan mengoptimalkan strategi pemasaran. Hal ini membantu dalam menjangkau khalayak yang lebih besar dan meningkatkan efektivitas upaya pemasaran.
- Implementasi dapat dilakukan melalui Instagram, Tiktok, Facebook dan media sosial yang lain.
Data Analytics:
- Benefits: UMKM dapat memperoleh hasil analisis data untuk mengambil keputusan yang tepat. Ini termasuk memahami perilaku pelanggan, mengoptimalkan operasi, dan mengidentifikasi tren pasar.
- Tableau, Power BI, dan Google Data Studio memungkinkan UMKM memvisualisasikan dan menganalisis data, mengubah informasi mentah menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti.
Mobile Applications:
- Aplikasi seluler memungkinkan UMKM terhubung dengan pelanggan, mengelola operasional, dan menyederhanakan komunikasi
Keempat jenis diatas masih sebagian inovasi yang dapat diterapkan untuk efisiensi dan efektivitas UMKM, jadi apakah masih bilang teknologi tidak membantu? hal yang harus diperhatikan juga yaitu kesiapan resource yang terlibat dalam penerapan teknologi ini. Agar nantinya tidak hanya diterapkan melainkan juga berjalan optimal.
Salam Cuan! 😊
-LNZ






Leave a Comment