Rahasia Dibalik Harga Coret Marketplace Shopee
Hallo Sobat Basbis,
Kamu sering belanja di Shopee? Pasti tidak asing dengan gambar di atas. Kamu juga sering terkecoh dengan promosi harga yang tercantum, kan? Sebagai konsumen pastinya akan merasa puas jika membeli barang yang lebih murah. Terlebih jika harga barang yang dibeli memang mahal!
Kenapa Shopee menerapkan fitur harga coret?
Fitur ini digunakan untuk memberikan kesan bahwa pelanggan mendapatkan diskon special. Harga yang dicoret menunjukkan bahwa produk tersebut dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga aslinya. Menawarkan produk dengan potongan harga dapat menarik pelanggan baru dengan lebih mudah.
Ternyata dalam bisnis itu disebut dengan teknik psikologi marketing yang dinamakan Anchoring. Anchoring merupakan teknik pemasaran yang menunjukan perbandingan antara harga asli dengan harga diskon. Menurut teori dari Amos Tversky dan Daniel Kahneman mengatakan bahwa penilaian atau keputusan seseorang dipengaruhi oleh sebuah reference point atau titik referensi.
Simpelnya, kamu punya produk seharga 200 ribu. Lalu, kamu buat diskon dengan mencoret harganya dan menampilkan harga baru sebesar 50 ribu. Orang cenderung melihat ini sebagai diskon yang sangat besar, karena dari harga awal 200 ribu, kini hanya perlu membayar 1/4 nya. Inilah yang disebut referensi point, sehingga membuat orang merasa bahwa nilai dari diskon ini jauh lebih besar.
Banyak manfaat yang diperoleh dalam menerapkan teknik psikologi marketing diantaranya yaitu dapat membantu memahami perilaku konsumen, membuat pemasaran menjadi lebih menarik, membantu mengidentifikasi segmen pasar baru, meningkatkan konversi penjualan dan juga dapat terhindar dari kesalahan pemasaran.
Salam Bahasa Bisnis,
Az Zahra Safira Devi






Leave a Comment