Bisnis Internasional
Bisnis Internasional merupakan bisnis yang kegiatannya melampaui batas negara. Kegiatan bisnis internasional meliputi:
1. Ekspor dan impor
2. Perjanjian kontrak (lisensi, waralaba)
3. Operasi penjualan, manufaktur, distribusi di pasar luar negeri
Tantangan besar melakukan bisnis internasional yaitu adanya ketidakpastian dan risiko di pasar global yang terus berubah. Salah satu contoh bisnis internasional yaitu KFC (Kentucky Fried Chicken) yang berasal dari USA untuk ciri khas dan resep orsinilnya, lalu membuka franchise berasal dari modal masing-masing dan supplier ayam bisa dari negara lain.
Faktor utama terjadinya bisnis internasional karena globalisasi. Globalisasi yaitu kecenderungan terhadap integrasi internasional bisa dari barang, teknologi, informasi, tenaga kerja dan modal. Pusat penggerak globalisasi terdiri dari politik, teknologi, pasar, biaya dan persaingan (kompetitif).
PERUSAHAAN GLOBAL
Satu induk perusahaan, beberapa anak perusahaan dimana strategi dan taktisnya harus sama dengan induknya (perusahaan dengan produknya harus sama standarnya). Standar operasional “World Class Product”.

Apple merupakan contoh perusahaan global. Apple memiliki chip-nya yang satu tipe seperti iMac, iPod, iTunes, dan iPhone menjadi karya teknologi yang canggih dan estetik.
PERUSAHAAN MULTINASIONAL
Satu induk perusahaan, beberapa anak perusahaan, strategi dan taktisnya bisa sama atau disesuaikan dengan budaya disekitarnya. Perusahaan ini memiliki pabrik atau kantor cabang di banyak negara (memiliki kantor pusat). Pengambilan keputusannya dilakukan di negara induk dan harus dilakukan di semua anak perusahaan secara global.
Salah satu contohnya yaitu Unilever. Unilever merupakan perusahaan multinasional berkantor pusat di Rotterdam, Belanda (Unilever N.V) dan London, Inggris (Unilever plc). Unilever memiliki empat divisi yaitu makanan, minuman, perawatan rumah tangga dan perawatan tubuh lebih dari 400 merek dagang yang disesuaikan dengan budaya sekitar.
PERUSAHAAN TRANSNASIONAL
Perusahaan yang memproduksi barang atau jasa lebih dari satu negara. Perusahaan ini berorientasi pada pasar global dan keuntungan global. Transnasional bisa berupa perusahaan kecil yang memiliki satu atau dua pabrik di negara lain. Namun berbeda dengan perusahaan multinasional, perusahaan transnasional tidak memiliki sistem manajemen terpusat dan tidak memiliki anak perusahaan di negara lain.
Sebagai contoh, perusahaan minuman terbesar didunia yaitu Coca-Cola yang diproduksi oleh The Coca-Cola Company. Coca-Cola menjual empat minuman non alkohol sedunia seperti Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, dan Sprite. Produknya dijual di berbagai restoran, toko dan pengecer lebih dari 200 negara.
Dapat disimpulkan bahwa bisnis internasional berdampak pada pertumbuhan sektor ekonomi suatu negara dan mempercepat alih teknologi antar negara. Sehingga meningkatkan produktivitas negara tersebut menggunakan kemampuan teknik produksi dan sistem manajemen yang lebih modern. Selain itu, memudahkan kehidupan masyarakat dalam memperoleh barang yang tidak diproduksi oleh negeri sendiri.
Salam Bahasa Bisnis,
Shafira Destiana








Leave a Comment