Peningkatan Kesejahteraan Dengan Peran Serta Para Pemimpin Agama
Masalah kesejahteraan masyarakat perlu bekerjasama dari berbagai pihak yang saling berhubungan. Berhubung Indonesia adalah negara Ketuhanan, tentunya para pemimpin dan organisasi religius menjadi benteng penting yang perlu dilibatkan.
Konferensi Gereja dan Masyarakat Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (KGM PGI) yang diadakan di Hotel Aquarius, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menjadi forum penting dalam menggali peran serta masyarakat dalam mengembangkan ekonomi yang berbasis pada keadilan dan kearifan lokal. Dalam upaya untuk memberikan wawasan mendalam, PGI mengundang Edhy Surbakty sebagai pendiri dari BahasaBisnis.id dan Chris Kanter yaitu sebagai pengusaha dan Komisaris Indosat, untuk berdiskusi dengan peserta KGM PGI di Palangkaraya.

Edhy Surbakty, sebagai pendiri BahasaBisnis.id, mengarahkan perbincangan kepada permasalahan konkrit yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi lokal dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui analisis mendalam, Edhy tidak hanya mengidentifikasi hambatan-hambatan, tetapi juga menyajikan solusi praktis yang dapat segera diimplementasikan oleh komunitas-komunitas di seluruh Indonesia.
Lalu Chris Kanter, menyoroti kondisi perekonomian Indonesia saat ini, sekaligus membahas peluang dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia ke depannya. Beliau memberikan perspektif tentang dinamika ekonomi modern dan menggambarkan potensi-potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memajukan ekonomi lokal.
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) memegang peran kunci sebagai fasilitator dan penggerak perubahan. PGI dapat memfasilitasi kolaborasi antara gereja-gereja lokal, lembaga pemerintah, dan pelaku bisnis dalam rangka menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui program-program bimbingan dan pelatihan, PGI juga dapat memberdayakan jemaatnya untuk terlibat aktif dalam pengembangan ekonomi lokal, menjadikan gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan pembangunan komunitas.

Dengan demikian, Konferensi Gereja dan Masyarakat PGI di Palangkaraya tidak hanya menjadi tempat diskusi, tetapi juga batu loncatan bagi implementasi konsep-konsep keadilan dan kearifan lokal dalam praktik ekonomi sehari-hari. PGI memainkan peran strategis dalam mendorong transformasi positif, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.
Salam Bahasa Bisnis,
Shafira Destiana








Leave a Comment